Bagaimana Pencegahan Kutu Pada Anjing dan Kucing?

Bagimana Pencegahan Kutu Pada Anjing dan Kucing?? Resiko Apa Saja yang Dapat Terjadi pada Anjing dan Kucing yang Berkutu??

Anjing dan kucing sangat mudah terkena kutu. Kutu yang dimaksud dalam hal ini adalah kutu anjing/caplak (tick) dan kutu kucing/pinjal (flea). Caplak dan pinjal ini banyak terdapat di lingkungan dan dapat berkembang di halaman rumah yang hangat dan berumput.

Cara pencegahan dan pemberantasan infestasi kutu pada anjing dan kucing:

  1. Shampoo dan bedak anti kutu à cukup efektif memberantas kutu dalam jumlah yang sangat sedikit
  2. Collar (kalung anti kutu) à baik digunakan untuk pencegahan agar anjing dan kucing terhindar dari kutu
  3. Obat Topical à diteteskan pada tengkuk anjing dan cukup efektif untuk membunuh kutu selama 1 bulan, dan biasanya disarankan pemakaian selama 3 bulan berturut-turut untuk membunuh kutu dengan tuntas.
  4. Suntikan anti kutu à sangat efektif untuk membunuh kutu dewasa dan hanya boleh dilakukan oleh dokter hewan.

Resiko yang terjadi pada anjing dan kucing yang berkutu

  1. Masalah kulit dan rambut à rambut rontok dan disertai kebotakan di beberapa tempat, gatal, kulit kemerahan, alergi dan luka-luka akibat garukan.
  2. Anemia à terjadi karena kutu menghisap darah sehingga hewan akan kekurangan darah, dan pada tahap yang sangat parah dapat menyebabkan kematian
  3. Penyakit ikutan à kutu juga berperan sebagai vector pembawa penyakit lain, seperti parasit darah (haemobartonela dan babesia), serta cacing pita
  4. Selain itu kutu pada anjing dan kucing kesayangan juga dapat menempel pada pemilik dan menyebabkan reaksi alergi.

 

A: caplak

B: kumpulan pinjal pada bulu kucing

C: Pinjal dilihat di bawah mikroskop


Bagaimana Cara Membersihkan Gigi Anjing dan Mencegah Bau Mulut Pada Anjing?

Bagaimana Cara Membersihkan Gigi Anjing dan Mencegah Bau Mulut Pada Anjing?? Apa yang Terjadi jika Gigi Tidak dibersihkan??

Teeth Cleaning adalah pembersihan karang/plak pada gigi agar terhindar dari kerusakan. Kerusakan yang terjadi disebabkan karena makanan yang dimakan akan menempel pada gigi dan lama kelamaan akan menumpuk sehingga terbentuk karang/plak dan bau mulut.

Cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan gigi anjing, diantaranya adalah:

  1. Mengguanakan sikat dan pasta gigi anjing secara rutin
  2. Memberikan tulang-tulangan
  3. Memberikan dog food kering dan snack pembersih gigi secara rutin (jika dilakukan sejak dini dapat mencegah resiko terbentuknya karang gigi sampai dengan 70%)
  4. Teeth Cleaning à merupakan pilihan terbaik yang dapat dilakukan untuk mengikis dan membersihkan gigi terutama untuk anjing-anjing dengan karang gigi yang sangat tebal. Proses teeth cleaning pada anjing harus dilakukan dengan pembiusan (anastesi)

Karang/plak pada gigi dapat menimbulkan masalah pada anjing peliharaan, diantaranya:

  1. Bau mulut yang tidak sedap, yang lama kelamaan terasa seperti menyebar ke seluruh tubuh anjing.
  2. Karang gigi dapat mengiritasi gusi dan menyebabkan kesakitan pada gigi, abses, keropos gigi dan gigi tanggal. Bila hal tersebut terjadi, maka anjing menjadi kurang nafsu bahkan sampai tidak mau makan.
  3. Bakteri dan jamur dapat menempel pada gigi yang kemudian dapat masuk ke dalam saluran pernafasan dan sinus sehingga anjing akan mengalami gangguan pernafasan (dengan gejala seperti bersin dan pilek yang tidak sembuh-sembuh)

*Karang gigi pada anjing


Apakah Makanan Manusia Boleh diberikan Untuk Anjing?

Apakah Makanan Manusia Boleh diberikan Untuk Anjing?? Berbahaya atau Tidak??

Makanan terbaik untuk anjing adalah makanan khusus anjing (dog food), karena dalam dog food sudah terkandung nutrisi yang seimbang untuk hewan. Pada kehidupan sehari-hari, Sering pemilik memberi daging, sayur, buah, roti, keju, coklat, es krim dan lain sebagainnya kepada anjing miliknya. Tetapi tidak semua makanan yang dimakan oleh manusia, aman untuk dikonsumsi oleh anjing.

Makanan manusia yang tidak aman dikonsumsi oleh anjing, diantaranya adalah:

  1. Coklat -> kandungan theobromine dalam coklat, pada tahap awal dapat menyebabkan muntah, diare, kram perut dan gelisah. Sedangkan pada tahap lanjut akan menyebabkan gangguan jantung, pernafasan dan gejala saraf.
  2. Bawang-bawangan -> mengandung thiosulphate, yang dapat menyebabkan Anemia hemolitik, urin coklat/merah, muntah, diare, lemas
  3. Alpukat -> mengandung persin, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan jantung
  4. Kopi dan Teh -> mengandung kafein yang dapat menyebabkan gangguan pernafasan dan jantung serta perdarahan.
  5. Anggur dan Kismis -> belum diketahui kandungan apa yang terdapat pada anggur, tetapi pemberian anggur dan kismis pada anjing pada tahap awal akan menyebabkan muntah, diare, dehidrasi dan tremor. Sedangkan pada tahap lanjut akan menyebabkan gagal ginjal.
  6. Ikan dan daging mentah -> kemungkinan mengandung bakteri salmonella yang akan menyebabkan gangguan pencernaan dan akan berakibat fatal jika tidak segera ditangani
  7. Alkohol -> pemberian sedikit saja minuman atau makanan yang mengandung alkohol dapat menyebkan muntah, diare, depresi, gangguan saraf, koma dan dapat berujung pada kematian
  8. Permen yang mengandung xylitol -> dapat menyebabkan gangguan hati dan penurunan kadar gula dalam darah
  9. Hati ayam dan sapi -> pemberian yang terlalu sering akan menyebabkan terakumulasinya mineral yang terdapat pada hati ayam sehingga akan terbentuk Kristal (yang lama kelamaan akan menjadi batu) pada kantung kencing dan ginjal.
  10. Kacang Macademia -> dapat menyebabkan kelemahan, depresi, ataxia dan tremor

  • pdhbvet

    pdhbvet