Client Education Series (Gastric Dilatation Volvulus)

GASTRIC DILATATION VOLVULUS/ TORSIO LAMBUNG/BLOAT

oleh: drh. Diah Pawitri

Apakah yang di maksud dengan GDV/Bloat/torsio lambung?

Suatu keadaan dimana lambung mengembang berisi gas ( gastric dilatation) yang dapat menyebabkan shock dan kematian. GDV bisa diartikan lambung yang mengembang berisi udara dan terpuntir pada sumbu longitudinal (volvulus).

BAGAIMANA BISA TERJADI? 

Penyebab utama belum di ketahui tetapi di duga karena anjing memakan dogfood kering dalam jumlah besar kemudian meminum banyak air sehingga menyebabkan dogfood mengembang dan pada saat bersamaan hewan tersebut melakukan aktifitas berlari atau melompat sehungga menyebabkan lambung terpuntir.  Ada teori yang menyatakan lambung kehilangan ritme kontraksi reguler sehingga udara terjebak di dalamnya sehingga menyebabkan lambung terpuntir.

BAGAIMANA MENGETAHUINYA?

  1. Breed pre disposisi : pada anjing dengan dada yang dalam dan ras besar atau raksasa ( Great danes, Irish, German Shepherds, Bassett Hounds, Afgan Hounds)
  2. Lambung terlihat besar melewati tulang iga, palpasi lambung berisi udara (dari sebelah kiri)
  3. Anjing gelisah dan stress, nafas sesak .
  4. Hewan shock

 

GDV VD

GDV LR

Gambar Lambung anjing yang mengalami GDV, terlihat lambung berisi udara (Radiolucent, pneumogastric). Posisi Ventro-dorsal (gambar atas), posisi lateral (gambar bawah)

APA YANG TERJADI JIKA LAMBUNG MENGEMBANG TERISI UDARA?

Jika lambung membesar isi udara menyebabkan tekanan pada vena besar pada abdomen yang membawa darah kembali ke jantung, akibatnya adanya kekurangan dari output darah dari jantung.  Pengurangan darah pada lambung menyebabkan  jaringan akan kekurangan darah dan oxygen, jika tidak segera di tangani akan menyebabkan rupturnya dinding lambung.

Digesti juga terhenti saat terjadi sumbatan pada lambung sehingga toxin akan terakumulasi yang mengakibatkan peradangan serta terserapnya toksin ke dalam sirkulasi darah, dan terjadi DIC (disseminated intravascular coagulation)

BAGAIMANA MENYELAMATKAN KEHIDUPAN SI ANJING?

  1. Bawa segera ke dokter hewan terdekat karna shock harus segera di tangani dengan  cairan intravena
  2. Tekanan udara dalam lambung harus segera di keluarkan, dokter akan memasukan stomach tube dari mulut ke lambung atau menusukkan jarum besar dari kulit luar ke lambung.
  3. Operasi pengembalian posisi lambung, dan gastropexy ( menggantungkan lambung ke dinding perut agar kejadian ini tidak terulang)

Megacolon

MEGACOLON

oleh: drh. Ni Made Sutari Dewi

 

Megacolon adalah suatu gangguan fungsional  dimana terjadi peningkatan diameter (pelebaran) pada kolon atau usus besar. Perubahan struktur usus ini menyebabkan fungsi usus menjadi abnormal, termasuk mengurangi motilitas kolon dan konstipasi (sembelit) kronis. Kasus megacolon ini paling sering ditemukan pada kucing dibanding anjing.

Penyebab

Beberapa penyebab megacolon diantaranya adalah adanya  benda asing yang bercampur dengan kotoran atau yang meyumbat bagian usus besar, kurang  gerak, adanya perubahan pada litter box (kotor, perubahan letak, ganti dengan yang baru), stres, fraktur (patah)  atau dislokasi tulang panggul, abses di daerah perineal, tumor, atresia rektal, spinal cord disease (penyakit tulang belakang), congenital spinal anomaly, paraplegia (paralisis/lumpuh bagian tubuh belakang), central nervous system dysfunction, dysautonomia (gangguan system syaraf autonom), idiophatic megacolon, hypokalemia, dehidrasi, kelemahan otot yang ada kaitannya dengan penyakit lain, pemberian obat-obatan seperti antikolinergik, antihistamin, diuretic, dan barium sulfate.

Patofisiologi

Kotoran (feses) dapat bertahan di usus besar selama beberapa hari pada anjing dan kucing tanpa menimbulkan suatu kerusakan pada bagian tersebut. Namun penahanan kotoran yang  berkepanjangan akan mengganggu  proses penyerapan air sehingga feses menjadi lebih kering dan akan menjadi sangat sakit atau sulit untuk dikeluarkan. Ketika kondisi ini semakin parah dan dalam jangka waktu sangat lama maka akan menimbulkan perubahan dalam motilitas usus besar.

Gejala klinis

kucing dan anjing yang mengalami megacolon akan menunjukkan gejala mengalami kesulitan saat akan buang air besar, merejan kesakitan, dan kotoran yang dikeluarkan sangat sedikit jumlahnya. Gejala lain yang muncul antara lain menurunnya nafsu makan, depresi, penurunan berat badan, dan muntah.

Diagnosa

Diagnosa pada kasus ini dapat diketahui dari anamnesa yang diperoleh dan pemeriksaan fisik seperti perabaan pada bagian perut dimana akan teraba bentuk feses yang keras atau bentuk abnormal seperti massa yang menyumbat.  Pemeriksaan  yang lain meliputi laboratorium seperti hematologi, kimia darah dan urinalisis, xray, USG, dan colonoscopy.

Pengobatan

Pengobatan diberikan berdasarkan tingkat keparahan kondisi dan penyebab utamanya. Pemberian obat pencahar atau yang bersifat lubrikasi  seperti lactulose, microlax diharapkan dapat mengeluarkan kotoran (feses) dengan lebih mudah. Bila pasien mengalami dehidrasi maka perlu diberikan cairan infus. Pemberian makanan yang tinggi serat juga bisa membantu meningkatkan motilitas dari usus besar. Namun bila terapi yang telah disebutkan di atas tidak memberikan respon yang bagus maka harus dilakukan colectomy yaitu pengangkatan sebagian ataupun seluruh bagian dari usus besar.

 

megacolon

Gambaran xray pada kasus megacolon pada kucing


Penyebab dan Terapi Diare

Penyebab dan Terapi Diare

 

Diare adalah suatu kondisi yang ditandai dengan konsistensi feces yang cair dan dapat bersifat infeksius dan non infeksius. Diare merupakan suatu gejala dan bukan diagnose dari suatu penyakit, oleh karena itu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dari diare tersebut. Beberapa pemilik hewan terkadang masih menganggap diare merupakan masalah sepele, padahal diare yang frekuen dapat menyebabkan hewan mengalami dehidrasi, yang dapat berujung pada kematian.

 

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menentukan diagnosa dan pengobatan kasus diare, diantaranya adalah:

¨  Penilaian anamneses yang teliti dan detail dari pemilik

¨  Identifikasi lokasi anatomi à berasal dari usus halus atau usus besar

-          Abnormal usus halusà frekuensi sering (2-4 kali), jumlah fesesnya lebih banyak, flatus dan borborygmi

-          Abnormal usus besarà frekuensi lebih sering dibanding pada usus halus, tenesmus, jumlah feses sedikit, berlendir ± darah.

¨  Identifikasi kelainan yang terjadi apakah berasal dari saluran pencernaan itu sendiri atau dari faktor lain (systemic problem). Systemic problem ini meliputi: hepatic failure, pancreatic insufficiency, pancreatitis, T4 ↑, Hypoadrenocorticism, dll

diare

Gambar 1. Diare pada Usus Halus (Kiri), dan Diare pada Usus Besar (Kanan). Http://www.bullpaws.com

Penyebab Diare

Akut Kronis
Kaitan dengan makanan Over Eating

Perubahan pakan

Makan sampahLaktosa intoleran

Hypersensitif pakanParasitCacing (ancylostoma, toxocara)

Protozoa (giardia, coccidia)Agen InfeksiusBakteri (Salmonela, Coli)

Virus (FPV, parvo, distemper, corona)Bakteri (Salmonela)

Virus (FIV, FeLV)

Bahan ToxicOrganophospat-Infiltrative-Eosinofilic enteritis

Limfocytic plasmacytic enteritis

Difuse lymfosarcomaSystemic Problem-Addison Disease

EPI (Exocrine Pancreatic Insufficiency)

Motility disorder (t4↑)

 

 

Terapi Diare

  1. Infus à Bila diare frekuen dan hewan sangat lemas, infus sangat diperlukan untuk pertolongan pertama
  2. Ganti diet makanan untuk masalah intestinal
  3. Obat-obatan (symtomatis dan spesifik):
Loperamide -          Pengobatan simptomatis diare, bekerja dengan meningkatkan kontraksi segmental, memperlambat transit indigesta, menurunkan rasa nyeri dan tenesmus serta mengurangi defekasi.

-          Penggunaan pada kucing harus sangat hati-hati, pada anjing ras tertentu, misalnya collie dapat menyebabkan keracunan

Absorbent dan Protectan-          Contoh: kaolin, pectin, norit (carbon absorbant), dan bismuth salicylateAntibiotik-          Metronidazole, Sulfa, Tetracycline, dan TylosinSteroid-          Methyl prednisolne à Pengobatan pada usus halus digunakan untuk kasus eosinofilic dan plasmacytic –lymfocytic enteritis

-          Pengobatan pada usus besar  digunakan untuk kasus eosinofilic colitis, plasmacytic –limfocytic colitis dan hystiocytic colitis.

 

Untitled2

Untitled3

Untitled4


  • pdhbvet

    pdhbvet