Cat Flu

Cat Flu
Oleh: Drh. Tiara Putri Sajuthi

Cat flu atau flu pada kucing adalah penyakit saluran pernafasan yang dapat disebabkan oleh virus dan bakteri. Gejala klinis yang tampak dari penyakit ini adalah pilek, sariawan, rhinosinusitis, konjungtivitis, salivasi, dan kadang disertai dengan adanya ulkus pada rongga mulut. Yang termasuk ke dalam klasifikasi dari cat flu ini adalah feline viral rhinotracheitis (FVR), feline calicivirus (FCV), feline pneumonitis (Chlamidia), reovirus dan micoplasma.

cat_flu

Gambar 1. Kucing yang Menderita Cat Flu (pilek, lesu, sesak nafas dan konjunctivitis)

Sekitar 45 – 55 % penyakit pada saluran pernafasan ini disebabkan oleh FVR. FVR atau herpes virus sangat mudah menular dari satu hewan ke hewan lainnya. Selain FVR, FCV juga merupakan penyakit saluran pernafasan yang cukup sering terjadi pada kucing. Faktor stres merupakan faktor utama kucing dapat terkena kedua infeksi virus tersebut. Pada saat stres, kondisi tubuh akan menurun sehingga mudah sekali untuk terkena infeksi. Masa inkubasi dari kedua virus ini relatif cepat yaitu sekitar 2 – 6 hari, dan penularan dapat terjadi dengan cepat lewat udara dan peralatan.

Virus ini biasanya menyerang organ secara sistemik. Pada saluran pernafasan, maka akan tampak gejala klinis berupa bersin, rhinitis, sinusitis, dan keluarnya cairan dari hidung yang bersifat serous sampai dengan purulent.  Pada bagian mata akan tampak adanya keratitis dan konjungtivitis yang disertai dengan pengeluaran air mata dengan konsistensi yang kental, dan tidak jarang sampai bernanah.

Peluang kesembuhan dari penyakit ini sekitar 50%, apabila penyakit dapat diketahui lebih dini dan ditangani dengan segera, peluang kesembuhan bisa mencapai 80%. Terapi yang terbaik untuk kasus ini adalah dengan memberikan antibiotik, mucolitic agent, vitamin peningkat daya tahan dan dapat juga dibantu dengan memberikan vitamin C melalui jalur intravena. Penguapan (nebulizer) dengan normo saline yang dicampur dengan bronchodilatator (salbutamol) juga memberikan efek positif pada kasus ini.

Pemberian obat antiviral seperti interferon untuk kasus cat flu yang disebabkan oleh virus tidaklah efektif. Hal ini disebabkan karena vitus tersebut sangat mudah bermutasi. Sehingga sampai saat ini pemberian obat-obatan simptomatis dan suportif untuk peningkat antibodi masih merupakan pilihan terbaik untuk menangani kasus ini.

 

Daftar Pustaka

Kahn CM. 2005. Merck Veterinary Manual. Pennsylvania : merck & co.

Tilley LP, Smith FWK.2000. The 5 Minute Veterinary Consult. Maryland: Lippincott Williams and Wilkins.

Nelson RW & Couto CG. 2009. Small Animal Internal Medicine 4th Edition. Missouri : Mosby

  • pdhbvet

    pdhbvet